Gelar Judi Online, Daftar Agen Togel Online Terpercaya Ditangkap Polisi
Gelar Judi Online, Daftar Agen Togel Online Terpercaya Ditangkap Polisi

Gelar Judi Online, Daftar Agen Togel Online Terpercaya Ditangkap Polisi

Lantaran tertangkap basah sedang bermain judi togel online, 9 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 1 perempuan daftar agen togel online terpercaya itu sudah dipastikan bakal menikmati malam minggu di balik sel jeruji besi Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, pekan lalu.

“Kami meringkus 9 daftar agen togel online terpercaya pelaku judi togel online, dan salah satu diantaranya adalah wanita”, kata AKBP Leonard Sinambela selaku Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Jawa Timur.

Dijelaskan oleh AKBP Leonard, 3 dari 9 tersangka itu berinisial KW, HNR, dan juga FN adalah bandar judi togel online, selain judi togel, mereka juga pelaku bisnis taruhan bola dan casino. Lalu sisa 6 orangnya lagi, ditangkap saat bermain judi casino / poker”, kata AKBP Leonard menerangkan kepada wartawan.

Para tersangka daftar agen togel online terpercaya itu ditangkap di 4 tempat berbeda yang diantaranya adalah Surabaya, Nganjuk, Mojokerto, dan juga Ponorogo.

“Dalam waktu seminggu, para tersangka daftar agen togel online terpercaya melakukan aktifitas judi online bisa sebanyak 5 kali. Mereka pun bermain di tempat-tempat yang berbeda”, lanjut AKBP Leonard.

Dalam sekali bermain judi online, para tersangka bandar daftar agen togel online terpercaya bisa mengantongi profit sekitar 0,5% dari angka taruhan.

“1 kali permainan, masing-masing tersangka daftar agen togel online terpercaya itu bisa memperoleh total profit puluhan juta Rupiah, dan paling tinggi mereka peroleh dari taruhan bola”, katanya.

Selain menangkap para tersangka daftar agen togel online terpercaya, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Untuk permainan judi online, barang bukti yang berhasil diamankan adalah uang tunai sebesar 68 juta Rupiah, 2 unit HP, 3 kartu ATM, 2 lembar kertas, pen dan kalkulator.

Sementara dari jenis permainan judi yang lain, polisi cuma menyita barang bukti berupa 2 unit laptop, 2 unit HP, modem dan 1 kartu ATM.